Wanita Asal Sulawesi Utara Resmi Mualaf di KUA Mrebet,
Perjalanan Spiritualnya Menyentuh Hati
Mrebet, 30 Maret 2026 Prosesi mualaf yang penuh haru berlangsung di
Kantor Urusan Agama (KUA) Mrebet pada Senin (30/3). Seorang wanita asal
Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, bernama Three Elohim Watugigir, resmi
memeluk agama Islam setelah melalui perjalanan spiritual yang panjang dan penuh
pertimbangan.
Prosesi tersebut dipimpin oleh Romo Kyai Muntaqo, S.Sos, serta
disaksikan oleh Kyai Munir dan Sohidin Rasmin. Kegiatan ini juga diketahui
langsung oleh Kepala KUA Mrebet, A. Nur Zainudin, S.H.I, sebagai bentuk
pencatatan resmi secara kenegaraan.
Perjalanan Spiritual yang Unik
Keputusan Three untuk memeluk Islam tidak datang secara tiba-tiba.
Ia mengaku telah lama mengenal ajaran Islam melalui media massa. Ketertarikan
tersebut perlahan tumbuh menjadi keyakinan yang kuat, bahkan sebelum resmi
menjadi mualaf, ia sudah mulai menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
“Ini bukan keputusan singkat, saya sudah mempelajari dan merasakan sendiri,” ungkapnya.
Restu Orang Tua Jadi Kunci
Menariknya, Three berasal dari keluarga yang seluruhnya beragama
Kristen. Namun, sebelum mengambil keputusan besar ini, ia terlebih dahulu
meminta izin kepada kedua orang tuanya. Dengan penuh pengertian, orang tuanya
memberikan restu atas pilihan hidup yang diambilnya.
Hal ini menjadi salah satu bagian paling menyentuh dalam perjalanan
spiritualnya, di mana perbedaan keyakinan tidak menghalangi dukungan keluarga.
Dukungan dari Mrebet Jadi Penguat
Perjalanan Three juga tidak lepas dari peran seorang kenalan Muslim
di wilayah Mrebet. Dari hubungan tersebut, ia mendapatkan banyak pengetahuan
tentang Islam, termasuk bimbingan langsung dari keluarga kenalannya yang turut
memberikan dukungan moral dan spiritual.
Berkat arahan tersebut, ia akhirnya memutuskan untuk melaksanakan
prosesi mualaf di KUA Mrebet agar keislamannya tercatat secara resmi oleh
negara.
Menempuh Jarak Demi Keyakinan
Meskipun berasal dari Sulawesi Utara, Three mantap memilih KUA Mrebet sebagai tempat mengikrarkan syahadat. Keputusan ini menunjukkan kesungguhan dan tekadnya dalam menapaki jalan baru dalam hidupnya. Prosesi berlangsung khidmat dan penuh haru, menandai awal perjalanan baru bagi Three sebagai seorang Muslimah.
Peristiwa ini menjadi bukti bahwa perjalanan menemukan keyakinan
adalah proses personal yang penuh makna, serta menunjukkan pentingnya dukungan
keluarga dan lingkungan dalam setiap langkah kehidupan.
Kontributor : Agung Pangestu
Editor/Publiser : Agung Pangestu
Foto : Staff KUA
Mrebet





Tidak ada komentar:
Posting Komentar